Posted in Fiksi, Middle Grade, Misteri, Novel Seri, Novel Terjemahan

Lockwood & Co #3 : The Hollow Boy (Jonathan Stroud)

95612_f

Judul : The Hollow Boy (Pemuda Berongga)
Penulis : Jonathan Stroud
Alih Bahasa : Poppy D. Chusfani
Penerbit : Gramedia
Halaman : 440 Lembar
Cetakan I, 2016
ISBN : 978-602-03-2803-4

SINOPSIS

Hantu di loteng? Arwah gentayangan di kamar? Jangan takut —– ada Lockwood & Co.!

Anthony penuh pesona, George banyak akal, dan Lucy dinamis, sementara si tengkorak rajin melontarkan komentar-komentar sinis. Setelah Anthony buka-bukaan tentang masa kecilnya, suasana di antara mereka jadi lebih cair, dan Lucy semakin betah di Portland Row. Karena itu ia terkejut ketika George memperkenalkannya pada Holly Munro, asisten baru yang super efisien dan terlalu lincah sehingga menyebalkan.

Sementara itu, mereka menerima banyak laporan tentang penampakan, termasuk jejak kaki berdarah dan anak laki-laki berkilau di rumah tua. Namun, hantu sepertinya bukan masalah terbesar, sebab ada pembunuh yang berusaha melenyapkan Fittes dan Rotwell.

Berbagai kengerian menanti mereka dan, menunggu di pusat segala kekacauan itu, ada makhluk gaib yang sangat menakutkan. Mampukah Anthony dan rekan-rekannya menyisihkan masalah pribadi di antara mereka untuk menyelesaikan berbagai kasus?

REVIEW

Saking excited-nya buku ini terbit saya sampai lupa baca sinopsisnya waktu beli. Ini jelas bukan kebiasaan saya :p Setelah baca seperempat halaman baru saya keinget baca sinopsis dibelakangnya.

Di buku ketiga ini Lockwood & Co kedatangan anggota baru, Holly Munro, mantan anggota Agensi Rotwell yang diberhentikan. Setelah nama agensi mereka semakin naik daun, tawaran pekerjaan membasmi hantu-hantu pun semakin banyak, hal ini bikin mereka kewalahan, hingga akhirnya diputuskan untuk mencari anggota baru.

Dari awal bahkan sudah kecium kalo hubungan Lucy dan Holly ngga berjalan mulus, yah sesama cewek. Walaupun begitu Lucy mengakui bahwa Holly sangat berguna sekali di tim mereka.

Masing-masing karakter diseri ketiga ini mengalami peningkatan kekuatan dan pola pikir. Kemampuan Lucy diceritakan semakin meningkat pesat, bahkan cenderung tidak bisa dikendalikan lagi oleh dirinya. Akibatnya tidak hanya membahayakan nyawanya sendiri, tapi juga nyawa timnya.

Lain cerita dengan Lockwood. Lockwood masih memendam misteri tentang masa lalunya, bahkan kemudian dia menghindari Lucy karena sesuatu hal. Sedangkan George, bakatnya sebagai peneliti semakin meningkat. George semakin mengukuhkan peran vitalnya dalam tim.

Kisah hantunya masih seperti biasa, khasnya Stroud. Tapi konfliknya semakin menajam. Kali ini mengenai Wabah Chelsea, dimana ada banyak hantu secara berkelompok menyerang manusia. Sayangnya setelah melalui fase-fase menegangkan saat membaca, bagian terbongkarnya misteri Wabah Chelsea ini menurut saya ngga terlalu bikin wah. Tapi tetep aja bagian akhirnya bikin penasaran, Arghh! :p Kenapaaa nggantung gituuu.  Ngga sabar nunggu buku berikutnya. Mudah-mudahan tahun depan sudah terbit. I give 5 stars.

Advertisements
Posted in Fiksi, Misteri, Novel Terjemahan, Romance, Thriller

The Girl on The Train (Paula Hawkins)

the-girl-on-the-train-55c869b5a9cfa

Judul Buku : The Girl on The Train

Penulis : Paula Hawkins

Tebal : 440 halaman

Penerbit : Noura Book Publishing

SINOPSIS 

Rachel menaiki kereta komuter yang sama setiap pagi. Setiap hari dia terguncang-guncang di dalamnya, melintasi sederetan rumah-rumah di pinggiran kota yang nyaman, kemudian berhenti di perlintasan yang memungkinkannya melihat sepasangan suami istri menikmati sarapan mereka di teras setiap harinya. Dia bahkan mulai merasa seolah-olah mengenal mereka secara pribadi. “Jess dan Jason,” begitu dia menyebut mereka. Kehidupan mereka-seperti yang dilihatnya-begitu sempurna. Tak jauh berbeda dengan kehidupannya sendiri yang baru saja hilang.

Namun kemudian, dia menyaksikan sesuatu yang mengejutkan. Hanya semenit sebelum kereta mulai bergerak, tapi itu pun sudah cukup. Kini segalanya berubah. Tak mampu merahasiakannya, Rachel melaporkan yang dia lihat kepada polisi dan menjadi terlibat sepenuhnya dengan kejadian-kejadian selanjutnya, juga dengan semua orang yang terkait. Apakah dia telah melakukan kejahatan alih-alih kebaikan?

REVIEW

Unpredictable! Saya rekomendasikan untuk yang suka romance thriller. Cara Hawkins mengurai fakta dan rahasia dari benang kusut kasus di buku ini keren banget. Bahkan saya sendiri ga nyangka ending ceritanya seperti itu.

Awal mula yang sederhana, kemudian kita dibawa ke dalam kesemrawutan konflik semua tokoh, rahasia mengerikan yang pelan-pelan terkuak, sampai menjumpai akhir yang tak terduga. Lumayan mengaduk emosi.

Semua tokoh menyebalkan. Wkwk.. aduh maaf ya. Tapi memang begitulah kenyataannya. Ga ada satupun tokoh di buku ini yang patut dijadikan contoh, sekalipun tokoh utamanya. Mungkin gara-gara itu mengaduk emosi saya :p

Buku ini diceritakan dengan 3 POV  ; Rachel, Anna, dan Megan. Penyampaian dengan 3 POV ini tidak membingungkan, karena dipisahkan dengan label nama dan tanggal. Walaupun saya sempet bolak balik juga lihat tanggalnya 😀 But It’s not a big deal. Ga bakal mengurangi bintang yang saya kasih ke buku ini. 5 stars, Thank you, Paula. 

Posted in Fiksi, Misteri, Novel, Novel Terjemahan

The Thirteenth Tale : Dongeng Ketiga Belas (Diane Setterfield)

the-thirteenth-tale-337x500Saya kira akan bertemu peri atau troll dalam buku ini, ternyata tidak. Buku yang melelahkan untuk dibaca, tapi ga bikin saya berhenti membaca, kadung penasaran berat walau susah payah menyelesaikannya.

Hingga setengah buku kita masih dibawa Setterfield pelan-pelan mengupas satu per satu misteri setiap tokoh yang hadir dibuku ini.

Masing-masing tokoh memiliki posisi penting dalam perannya, ga sekedar muncul lalu pergi. Setterfield cerdas sekali meramu cerita seperti ini. Terasa mewah tapi juga creepy. Cerita kelam yang disampaikan dengan cara sopan.

Bagaimana ikatan satu tokoh dengan tokoh lainnya pun dijalin Setterfield dengan pelan, halus dan kemudian terang benderang. Judulnya memang ada kata “dongeng” nya, tapi jelas bukan sembarang dongeng. Yang satu ini beda. Bintang 5.

Salah satu yang bikin “I’m so in” dengan buku ini adalah karena dua tokoh utama nya adalah bibliophile. Bahkan salah satunya bekerja di toko buku antik milik orangtuanya. Rasanya setiap sampai ke bagian mereka menikmati karya-karya lama yang sudah ratusan tahun umurnya bikin saya iri, I wish someday I have one. ~

SINOPSIS :

“Ceritakan padaku yang sesungguhnya.”

Permintaan sederhana itu mengusik hati Vida Winter, novelis ternama yang penuh rahasia. Bukankah selama enam puluh tahun ini dia telah mengarang banyak dongeng, tapi tak pernah mengungkapkan kisahnya sendiri? Namun, menjelang ajal, masa lalu tak dapat dihindarinya lagi, berapa pun banyaknya dongeng yang telah ditenunnya.

Maka Vida Winter mengundang Margaret Lea, penulis biografi muda, yang memiliki rahasia sendiri tentang kelahirannya, yang telah dikubur dalam-dalam oleh orang-orang yang paling dia kasihi, dan menciptakan bayang-bayang kelam yang membuntuti tiap langkahnya.

Inilah kisah Vida dan keluarga Angelfield: Isabelle yang cantik dan keras kepala, si kembar Adeline dan Emmeline yang liar, rumah besar Angelfield yang tua dan nyaris ambruk, serta semua penghuninya, hidup atau mati.

Sementara Margaret tenggelam dalam dongeng Vida, rahasia kelam itu lambat laun tersingkap, dan saat kebenaran mengemuka, kedua wanita itu pun harus menghadapi hantu-hantu yang selama ini membayangi hidup mereka.

Judul     : Dongeng ketiga belas – The Thirteenth tale

Penulis  : Diane Setterfield

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Posted in Detektif, Fantasi, Fiksi, Misteri, Novel Terjemahan

Lockwood & Co #2 : The Whispering Skull (Jonathan Stroud)

tengkoraknSetelah kapok baca The Streaming Staircase malam-malam akhirnya saya memilih baca seri kedua Jonathan Stroud ini siang-siang. Baca malam-malam ternyata berefek pada penurunan persentase keberanian saya ke “kamar belakang ” wkwk

Lanjut lagi ke petualangan berikutnya. Setelah 7 bulan semenjak kasus Combe Carey Hall dipecahkan oleh Lockwood & Co, agensi mereka segera naik daun, dan itu tentu saja bikin seneng si Lockwood, Lucy dan George, karena efeknya rekening agensi jadi gendut, dan tentu saja posisi mereka cukup diatas angin untuk mengintimidasi Agen-agen Fittes yang menyebalkan pimpinannya si Kipps.

Tapi karena suatu peristiwa, mereka terpaksa harus bersaing dengan Agen Fittes untuk memecahkan sebuah kasus mengerikan yang berkaitan dengan sebuah kuburan zaman Victoria, yang ternyata didalamnya berbaring seorang Dokter gila bernama Edmund Bickerstaff.

Masalah bertambah ketika sebuah tengkorak di wadah hantu yang selama ini tinggal bersama mereka di kantor kembali berbicara. Tengkorak itu 7 bulan sebelumnya pernah berbicara kepada Lucy, dan kini, setelah 7 bulan berlalu, ia kembali lagi berbicara dengan Lucy. Dan ia berbicara mengenai kematian, entah kematian siapa.

By the way, ini Tengkorak super nyebelin, suka banget gangguin dan berusaha mempengaruhi Lucy. Si Tengkorak juga paling hobi menghina George dan Lockwood. Heran jadi tengkorak aja nyelekit gini gimana pas jadi manusianya -_-“

Like the first book, I give 5 stars for Stroud. Kelewat seru kalo cuma dikasi 3 bintang.  Makin ga sabar dengan buku ketiganya nanti. Terutama bagian rahasia-rahasia yang disimpan oleh Lockwood di rumahnya itu. Terus kamar yang selama ini ditutup di rumah itu juga baru sampai pada pengenalan “Kakak Perempuan ku”. Mudah-mudahan buku ketiga nanti ada donk yaa cerita selanjutnyaa….

Posted in Detektif, Fiksi, Misteri, Novel, Novel Terjemahan

Lockwood & Co #1 : The Screaming Staircase (Jonathan Stroud)

undakanmenjeritBuku pertama yang selesai dibaca di bulan Februari. Bagi yang suka Goosebumps jaman SD dulu kayaknya bakal suka baca buku ini. Kalo bagi saya sih akhirnya ada juga “pengisi” kekosongan hati setelah jaman Goosebumps lewat (tsah). Saya kok jadi kangen sama Goosebumps lagi ya.

Alkisah, Inggris pada suatu masa mengalami suatu wabah yang cukup merepotkan, wabah itu adalah wabah hantu, dibuku ini wabah hantu tersebut disebut sebagai Masalah, dan sudah 50 tahun Masalah ini berlangsung. Dari fenomena ini lahirlah banyak Jasa Agensi pemburu hantu di Inggris, salah satunya Agensi Independen di London yang bernama Lockwood & Co yang dipimpin oleh seorang pemuda kharismatik nan misterius, Anthony Lockwood.

Di Inggris Utara, Lucy Carlyle, seorang pemburu hantu berbakat memutuskan untuk hijrah ke London setelah pengalaman pahitnya bersama Agensi Pemburu hantu yang dipimpin oleh Jacobs. Di London ia mendaftarkan diri ke banyak Agensi hingga akhirnya ia masuk ke kantor Lockwood yang tidak meyakinkan, rumah tidak, kantor tidak. Lucy langsung diwawancarai oleh Lockwood sendiri. Ia juga bertemu dengan anggota Lockwood lainnya, George, pemuda dengan lelucon kasar dan berantakan tapi baik hati.

Lucy akhirnya diterima di Lockwood & Co dan bergabung bersama Lockwood dan George. Walaupun tengil dan nyebelin tapi ntah kenapa si George ini malah jadi salah satu tokoh yang saya sukai.

Suatu hari mereka ditelepon oleh Mrs. Hope untuk menyelesaikan Masalah Hantu Suami nya (Mr. Hope) yang ternyata masih menghantui rumah Mrs. Hope hingga detik Ia menelepon. Masalah bermula dari sini.

Ternyata Masalah rumah tersebut jauh lebih berbahaya ketimbang bayang-bayang Mr. Hope. Sebuah rahasia mengerikan dan membahayakan nyawa mereka terkuak secara tak sengaja oleh insiden yang Lucy dan Lockwood ciptakan malam itu.

Belum lagi Masalah di rumah Mrs. Hope selesai, Mr. Fairfax seorang bangsawan kaya raya meminta Agensi mereka untuk menyelidiki rumah mewah paling berhantu se-Inggris Raya, Combe Carey Hall, yang terkenal dengan Kamar Merah dan Undakan Menjerit. Konon rumah ini menyimpan sejarah kelam dan kejam dari setiap penghuninya yang pernah tinggal disana. Mr. Fairfax ingin rumah itu segera “dibersihkan” dan dia rela membayar mahal Lockwood untuk “pembersihan” Combe, dibayar dimuka!

Masalahnya adalah :

Pertama, tidak ada yang pernah keluar dari Combe Carey Hall dalam keadaan bernyawa.

Kedua, Lockwood memang sedang dalam keadaan terancam bangkrut. Asetnya akan disita dan agensinya terancam ditutup oleh Agensi Fittes, Agensi pertama dan Tertua di Inggris.

Ketiga, Agen-agen Fittes yang dikepalai oleh Quill Kipps merupakan saingan sengit dan musuh besar nya Lockwood.

Lockwood tidak punya pilihan lain selain menerima tawaran Mr. Fairfax. Berjalannya penyelidikan, Lockwood menemukan fakta mengerikan dibalik horor yang terjadi di Combe Carey Hall. Lockwood, Lucy dan George tidak menyangka bahwa Masalah Combe berhubungan dengan Masalah lainnya yang belum mereka selesaikan.

This book is so entertaining. Seru dan tegang. Bahasanya serius tapi kocak. Saya menikmati saja ceritanya mengalir. Sebenarnya ada beberapa kisah hantu yang diceritain, tapi saling berhubungan dengan kasus yang sedang ditangani.

Selain itu ceritanya kadang pindah-pindah setting tempat dan waktu. Misal Bab 1 bahas hal ini, nanti Bab 2 nya bahas hal itu, nanti Bab 3 nya kembali lagi bahas yang di Bab 1 tadi. Tapi nyambung-nyambung aja sih. Karena semua cerita saling berhubungan.

Ada glosarium-nya juga di halaman paling belakang. Jadi kalau ga ngerti istilah dunia perhantuan versi imajinasi Stroud bisa nyontek ke halaman belakang. 5 star for Stroud.

Posted in Fantasi, Fiksi, Misteri, Novel Terjemahan

The Bliss Bakery Trilogy #1 (Kathryn Littlewood)

16171828Covernya keren, rasanya lezat, selezat judulnya 😀 Paling seneng kalo udah masuk bagian keluarga Bliss akan memasak dengan resep-resep dengan bahan ajaib mereka.

Nama bahan-bahan ajaibnya pun lucu-lucu. Ada halilintar, bisikan rahasia kurcaci, air liur gajah, telur burung cinta bertopeng, dan lain-lain.

Nama kue-kuenya juga ga kalah lucu, ada Kue Jahe Menyanyi, Cookie Kebenaran, Muffin Asmara, Scone Duduk-Tenang-dan-Berhenti-Bicara, Kue Tart-Tahan-Lidahmu, dan banyak lagi. Semua resep kue-kue ini ada di sebuah buku resep sihir rahasia keluarga milik Keluarga Bliss, Bliss Cookery Booke.

Albert dan Purdy Bliss adalah keturunan Hieronymus Bliss, Pembuat Roti Ajaib Pertama. Begitupun keempat anak mereka yang diberi seperti nama rempah-rempah, Thyme, Rosemary, Sage, dan si kecil Leigh.

Mereka memiliki sebuah Toko Roti bernama “Follow Your Bliss” di sebuah kota kecil, Calamity Falls. Di kota kecil itulah keajaiban kue-kue buatan Albert dan Purdy menjadikan penduduk kota kecil itu lebih bersemangat dan ceria.

Sudah 9 bulan ini Albert dan Purdy mempercayai Rosemary, putri mereka yang sederhana, cerdas, tapi pemalu untuk membantu menjalankan Toko Roti ajaib mereka. Well, sebenarnya Rose ingin seperti gadis lainnya, modis dan disukai banyak cowok, tapi apa daya, dia harus membantu orang tuanya di Toko Roti. Lagipula Ibu nya, Purdy, tak akan menyukai “cita-cita” di kepalanya.

“Purdy tak pernah mengizinkan Rose memakai make up dan menegaskan bahwa itu hanya akan membuat para gadis terlihat “sama tak menariknya dengan donat stetson.” (page 204)

Masalah dimulai ketika Albert dan Purdy dimintai bantuan oleh Walikota Humbleton, Janice Hammer, untuk memberantas wabah penyakit flu musim panas yang menyerang Humbleton.

Albert dan Purdy terpaksa meninggalkan anak-anak mereka untuk pergi ke Humbleton, sementara ke empat bocah mereka harus tetap di rumah mengurus toko roti, dibantu oleh Chip, mantan tentara yang lebih memilih menjadi sous-chef.

Albert dan Purdy akhirnya memberi kepercayaan kepada Thyme, Rose, dan Leigh (terutama Rose) untuk menjaga Buku Rahasia keluarga Bliss. Mereka membawa ke-empat-nya ke sebuah ruang bawah tanah yang tersembunyi dibalik sebuah Tapestri.

Ruang bawah tanah ini ternyata menyimpan banyak sekali stoples mason biru yang berisi bahan-bahan ajaib yang selama ini digunakan oleh orangtua Rose untuk membuat kue-kue ajaib mereka. Masing-masing stoples diberi nama sesuai isinya. Nama-nama ajaib yang bikin Rose semakin penasaran.

Dan ternyata di ruang itulah buku ajaib tersebut tersimpan. Setelah Albert dan Purdy memberi wejangan dan tentu saja peringatan-peringatan kepada ke empat anak mereka, tak butuh waktu lama mereka langsung berangkat ke Humbleton bersama Janice Sang Walikota. Tapi sayang, mereka lupa untuk memberi peringatan bahaya sebenarnya.

Setelah beberapa lama waktu berjalan tanpa orangtua, ke empat bersaudara ini kedatangan tamu special, Lily, Bibi Mereka dari kakek-buyut-buyut-buyut yang berbeda. Dia datang untuk membantu mereka untuk mengelola Toko Roti selama orangtua mereka tidak ada.

Namun ada yang lain, yang mencurigakan yang Rose tangkap mengenai Bibi Lily ini, tapi tak bisa Rose jelaskan. Dilain pihak, dua saudara laki-lakinya, Thyme dan Sage, sudah kepalang terpesona dengan kecantikan dan keanggunan Bili Lily.

Masalah semakin bertambah ketika mereka nekad menggunakan buku rahasia keluarga tanpa sepengetahuan orangtua mereka. Muffin Asmara dan Cookie Kebenaran yang mereka buat merupakan pembuka awal bencana yang mereka lakukan. Selanjutnya bencana-bencana lainnya menyusul.

Belum lagi misteri siapa Bibi Lily ini, Dan mengapa setiap orang tua mereka menelepon, lidah mereka seperti tertahan tidak bisa menceritakan tentang Bibi Lily yang sedang menginap di rumah.

Dan bencana yang ke-empat saudara ini tidak ketahui adalah, bahwa ada orang yang berniat untuk mencuri Bliss Cookery Booke untuk kepentingan yang jahat.

———————————-

Salah satu hikmah yang bisa diambil dari buku ini adalah jangan sembarangan masukin orang ke rumah kalo ga kenal siapa orangnya, tanya orangtua dulu yaa, Anak-anak. Nah untuk orang tua pun buku ini juga memberi pelajaran apa salahnya memberi kepercayaan kepada anak-anak mengenai suatu masalah, bukannya rahasia-rahasiaan, ga semua sesuatu yang bahaya perlu di rahasiain kan. Macam gitulah kira-kira hehe…

Overall, It’s quite simply a gorgeous entertaining book ! 🙂

Posted in Fantasi, Fiksi, Misteri, Novel

The Book of Lost Things : Kitab Tentang Yang Telah Hilang (John Connolly)

The Book of Lost ThingsBuku kedua karangan John Connolly yang saya baca. Buku dengan ide yang ga biasa. Berisi beberapa dongeng terkenal tapi diramu jadi kisah yang berbeda dari yang aslinya, ada yang menjadi ganjil, ada juga yang bahkan jadi kisah yang sadis.

Tapi saya bener2 salut dengan daya imajinasi Connolly. Kali ini saya menikmati twist-twist yang diciptakannya. Biasa kan saat membaca di kepala saya ada semacam “bagian menerka-nerka ending” & “skipping” :p tapi disini malah jadi mengalir. Penasaran iya, tapi ntah kenapa ga pengen ada bagian cerita yang ketinggalan.

Walau, ada bagian yang bikin saya mengernyitkan dahi, kadang karena aneh, kadang karena jijik. Karena yang seperti saya bilang tadi, ada cerita-cerita dongeng yang kisahnya disini menurut saya malah jadi ganjil, dan ada yang jadi sadis.

Tokoh utama kita kali ini adalah David. David seorang anak yang gemar sekali membaca buku, kesukaan ini turun dari Ibu tercintanya. Namun, kematian adalah suatu hal yang pasti. Setelah sekian lama didera penyakit sang Ibu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. David terluka. Pun sang Ayah. Duka menggelayuti mereka berdua selama berbulan-bulan. Selama itu pula David dan Ayahnya semakin dekat.

Hingga datang Rose ke dalam kehidupan mereka. Rose bukannya tak berusaha agar bisa dekat dengan David, tapi David tak mau, ia belum bisa menerima Rose dan keputusan Ayahnya untuk menikah lagi dan mencintai wanita lain selain ibu nya.

Disusul dengan lahirnya adik tirinya, Georgie, hubungan ketiganya semakin buruk. Hingga pada suatu hari pecah pertengkaran yang mengakibatkan David pergi dari Rumah, atau tepatnya bisa disebut terjebak dalam sebuah perjalanan yang tak direncanakan. Dan berbahaya.

David menemukan jalan ke negeri di dunia lain dimana dongeng-dongeng tua hidup dengan caranya sendiri. Dimana makhluk-makhluk ganjil dalam kisah-kisah lama hidup dan nyata. Negeri ini diperintah oleh seorang Raja tua yang kini sekarat. Ia menyimpan sebuah buku, Kitab Tentang Yang Telah Hilang, yang konon berisi rahasia-rahasia abadi negeri tersebut, termasuk cara bagaimana David bisa kembali ke dunianya lagi. Untuk mencapai istana Sang Raja, David harus menghadapi berbagai aral rintangan.

Dalam perjalanan ini David bertemu dengan orang-orang yang akhirnya menjadi teman dan memberi banyak pelajaran hidup, yang pada akhirnya mengubah David menjadi lebih dewasa. Ada Si Tukang Kayu yang menyelamatkannya dari Kaum Loup dan para srigala yang ingin memburunya. 6 orang kurcaci pemarah tapi baik hati yang memberi perbekalan ketika kehilangan sang Tukang Kayu. Juga ada Roland Si Prajurit, yang bersama David mencari Kastil Sihir yang berpindah-pindah sesuai rotasi bulan.

Namun, ketika sampai di Istana Sang Raja, Sang Raja yang kian menua justru berharap David lah yang menjadi penggantinya. Tidak itu saja, di Istana tersebut David menemukan kenyataan kelam tentang Sang Raja dan si Lelaki Bungkuk yang selama ini mengikutinya kemana pun ia pergi. Kenyataan kejam dan kelam. Hingga ia sendiri tak sanggup membayangkannya.

This book is one of top recommended books. Sekalipun saya agak terganggu dengan beberapa paragraf kisah ganjil di buku ini, tapi menurut saya otak Connolly keren banget bisa menciptakan dunia imajinasi seperti ini. I gave this book 4 stars. 🙂

“Masing-masing dari kita hanya mempunyai satu kehidupan untuk dijalani…” (page 246)