Posted in Fiksi, Novel, Novel Terjemahan, Thriller

Dark Places (Gillian Flynn)

image

Judul : Dark Places (Tempat Gelap)
Penulis : Gillian Flynn
Penerjemah : Dharmawati
Tahun : 2015
Halaman : 472 Lembar
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
ISBN : 978-602-03-1823-3
SINOPSIS 

Libby Day baru berusia tujuh tahun ketika ibu dan kedua kakaknya dibunuh dalam peristiwa yang terkenal sebagai “Pengorbanan untuk Setan” di Kinnakee, Kansas. Libby selamat—dan jadi terkenal karena bersaksi bahwa abangnya, Ben, adalah si pembunuh.

Dua puluh lima tahun kemudian, Klub Bunuh—perkumpulan rahasia yang terobsesi pada kasus-kasus kejahatan terkenal—menemukan Libby dan mengorek informasi darinya. Mereka berharap menemukan bukti yang dapat membebaskan Ben. Libby melihat peluang untuk memanfaatkan kisah tragisnya: Ia mau menghubungi pihak-pihak yang terlibat dan melaporkan hasil penyelidikannya pada klub itu—demi uang.

Penyelidikan Libby membawanya dari kelab-kelab tari telanjang Missouri hingga kota-kota terlantar Oklahoma, dan terkuaklah fakta yang tak terbayangkan.

Libby pun tercampak ke awal segalanya—menjadi incaran si pembunuh.

REVIEW

Buku pertama di tahun 2016 yang SELESAI dibaca 😅 Buku pertama yang dibaca tahun 2016 ini sebenernya The Silmarillion (J.R.R Tolkien). Tapi hingga detik inipun buku itu belum saya tuntaskan. Malah pindah-pindah ke buku-buku lain, hingga akhirnya buku Dark Places lah yang pertama sampai ke garis finish. Saya bela-belain deh nahan diri buat ga nonton filmnya demi baca bukunya dulu. Padahal ya udah pengen banget nontonnya 😂 Iyes, bener banget, buku Dark Places ini sudah difilmkan dengan Charlize Theron sebagai tokoh utama wanitanya.

Back to the book, dengan menggunakan 3 POV (Point of View), buku ini sukses membawa pembacanya untuk masuk langsung ke dalam ketegangan alur cerita yang disajikan Penulis. Masing-masing tokoh juga digambarkan dengan kuat sesuai dengan karakternya.

Buku ini benar-benar mengajarkan bahwa kebohongan sekecil apapun mampu menghancurkan segala yang didepan hingga akhirnya terlambat disadari, bahkan penyesalanpun tidak cukup.

Tadinya hanya sebuah omong kosong kecil, hanya kata-kata yang dianggap tidak punya arti, hanya pengambilan sikap agar diakui. Tapi akibatnya kehidupan para tokohnya selam 25 tahun penuh dengan rasa bersalah, gelisah, dan penyesalan.

Selain background cerita yang memang sudah kelam, covernya yang hitam dengan Charlize Theron yang lagi ngulet bikin buku ini makin gelap sesuai judulnya. Tapi saya sendiri lebih suka cover versi Englishnya. Masalah selera aja ini kali ya.

Bukunya juga dilengkapi dengan kata-kata kasar dan kotor, jadi ya gitu deh bacanya, skipping. Selain itu, yah, layak direkomendasikan untuk dibaca 🙂 4 Stars.

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s