Posted in Fantasi, Fiksi, Novel Terjemahan

UGLIES #1 (Scott Westerfeld)

8107344Penulis : Scott Westerfeld
Penerjemah : Yunita Candra S.
Penerbit : Matahati
Cetakan : April 2010
Halaman : 432 Lembar
ISBN : 978-602-8590-12-9

SINOPSIS

Tally Youngblood akan berusia enam belas tahun, dan dia tak sabar menunggunya. Di dunia Tally, umur enam belas tahun merupakan awal untuk berubah dari buruk rupa menjadi rupawan. Dengan menjadi rupawan, dia akan memasuki dunia berteknologi tinggi yang menawarkan kehidupan untuk selalu bersenang-senang. Tinggal beberapa minggu lagi, Tally akan memasuki dunia tersebut.

Namun, dia berjumpa dengan Shay, sesama buruk rupa, yang tidak yakin mau berubah menjadi rupawan. Shay mengajaknya kabur ke dunia luar yang penuh resiko. Saat Shay melarikan diri, Tally mempelajari suatu fakta dari dunia rupawan—yang mengguncangkan dan ternyata tak secantik wujudnya.

Tally berada dalam situasi terburuk yang tak pernah dibayangkannya: mengkhianati temannya sendiri atau takkan bisa berubah menjadi cantik. Pilihan Tally akan mengubah dunianya untuk selamanya.

REVIEW

Buku pertama dari seri UGLIES (Uglies, Pretties, & Specials). Ide cerita buku ini orisinil, bahkan satir, walaupun fiksi cukup mewakili apa yang terjadi dengan kondisi dunia kita saat ini.

Pada suatu masa, dimana Tally Youngblood hidup, ukuran kebahagiaan diukur dari kecantikan dan ketampanan. Setiap manusia yang menginjak usia enam belas tahun akan dioperasi seluruh tubuhnya menjadi “sempurna”.

Masyarakat diarahkan untuk selalu bersenang-senang sehingga melupakan masalah-masalah krusial yang terjadi. Tak ada pemberontakan. Tak ada protes-protesan. Yang berkuasa tetap berkuasa, entah itu baik atau tidak.

Ceritanya berlokasi di empat tempat :

Uglyville, tempat dimana para buruk rupa yang belum dioperasi tinggal sementara.

Rusty, kota peninggalan manusia zaman dulu (maksudnya sih kita hehe…), manusia-manusia yang berbuat kerusakan sehingga mengakibatkan kerusakan alam juga kemanusiaan (kita banget ya?).

Smoke, kota tempat pelarian dan pemberontak sistem yang saat itu dilaksanakan, yaitu sistem “harus cantik/tampan”. Mereka adalah orang-orang yang tidak mau dioperasi dan mengetahui kebusukan dalam sistem itu.

Kota Rupawan, kota tempat orang-orang yang sudah dioperasi tinggal, berisi kesenangan dan manusia-manusia cantik dan tampan.

Satu hal enaknya menjadi rupawan : orang-orang akan memaklumi kelakuanmu yang menyebalkan. (page 409)

Sebenarnya sudut pandang “buruk rupa” disini diciptakan oleh Pemerintah yang ada. Jadi masyarakat pada masa itu di-setting otaknya bahwa “buruk rupa” itu begini dan “cantik dan tampan” itu seperti ini.

Zaman kita pun sudah ada yang seperti ini. Cantik itu putih, atau rambutnya lurus, atau tubuhnya langsing, atau tubuhnya tanpa luka, atau yang keteknya ga ada bulu.

Aku merasa sangat bahagia. Senang rasanya tak harus memusingkan soal hormon. (Shay, page 415)

4 Stars for this book 🙂 

See also :
UGLIES
PRETTIES
SPECIALS

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

2 thoughts on “UGLIES #1 (Scott Westerfeld)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s