Posted in Children Fiction, Fantasi, Fiksi, Middle Grade, Novel, Novel Terjemahan

The Night Gardener (Jonathan Auxier)

night-gardener_the“… tak ada gunanya orang membenci hal yang tak bisa diubah.” (page 26)

Judul : The Night Gardener

Penulis : Jonathan Auxier

Alih Bahasa : Rini Nurul Badariah

Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai)

Cetakan 1 – Mei 2015

Hal : 382 lbr

Buku ini sama sekali bukan anggota wishlist-basket tadinya, bertemu di toko buku saat lagi nguber buku inceran. Walau begitu, ternyata saya ga nyesel belinya. Mungkin karena bukan wishlist, tanpa ekspektasi. Tertarik karena judul dan cover hijaunya yang misterius, kemudian baca sinopsisnya makin bikin penasaran. Akhirnya sukses kebawa sampai ke meja kasir 😀

Alkisah, sepasang kakak beradik yatim piatu bernama Molly dan Kip sedang menuju ke suatu tempat dimana pekerjaan baru mereka menanti, Wastu Windsor. Tidak seorang pun yang mau menunjukkan jalan kepada mereka ke Hutan Selatan, lokasi Wastu Windsor berada. Tempat itu terkenal misterius dan berbahaya, penduduk setempat memperingatkan mereka agar sebaiknya mengubah arah perjalanan, tapi apa daya, kondisi hidup Molly dan Kip tidak memberi pilihan lain. Sekalipun hati mereka merasakan hal yang sama, ada yang aneh dan misterius tentang tempat itu.

“… hanya karena kau tidak mau percaya sesuatu bukan berarti itu bohong.” (page 188)

Dipersimpangan jalan selanjutnya mereka bertemu dengan nenek tua misterius bernama Hester Kettle yang mengaku sebagai Juru Cerita di wilayah tersebut. Hester bersedia membantu mereka, asalkan mereka mau membayar dengan “cerita”. Cerita mengenai Wastu Windsor apabila mereka bertemu lagi, cerita apapun itu. Molly dan Kip menyanggupinya.

Ketika berhasil menyeberangi jembatan tua dan akhirnya sampai didepan Wastu Windsor, tak ada satupun yang menyambut. Tapi dengan mengejutkan sebuah suara anak kecil yang penasaran menyapa mereka ditepian tangga. Dia adalah Penny. Pertemuan Molly dan Penny terpotong oleh kehadiran seorang wanita cantik, dingin, dan putih bak porselein, Constance, dan seorang anak laki-laki bernama Alistair. Mereka semua adalah anggota keluarga Windsor. Constance adalah istri dari Tuan Bertrand Windsor, dan Penny serta Alistair adalah putra-putri mereka. Dan mereka semua sepucat mayat!

Hari-hari penuh keanehan dilalui Molly dan Kip, diintai bahaya tanpa menyadarinya. Apalagi dengan keberadaan sebuah pohon besar misterius yang menaungi hampir seluruh rumah. Sulur-sulurnya merambati dinding bak mulut yang siap menelan. Hampir setiap malam seluruh penghuni rumah dihantui oleh mimpi buruk yang hidup seperti nyata. Molly pun memergoki jejak-jejak kaki berlumpur setiap pagi. Hingga suatu hari ia melihat seorang lelaki misterius yang memasuki rumah dimalam hari dan memasuki setiap kamar. Yang paling mengerikan, pelan-pelan Molly berubah seperti keluarga Windsor, dingin dan pucat seperti mayat, tanpa ia sadari. Misteri apa yang sebenarnya menguasai keluarga tersebut?

REVIEW

Kejadian dan tokoh-tokoh dibuku ini diilhami oleh beberapa buku dan sejarah zaman Victoria dan Irlandia. Terdapat fakta menyeramkan pada masa itu, salah satunya adalah “Kelaparan Hebat di Irlandia” yang menimbulkan kehancuran tak terkatakan pada warga Irlandia. Tragisnya bukan karena Irlandia kekurangan bahan pangan, tapi bahan-bahan pangan yang baik di Irlandia dikapalkan ke Inggris, sementara untuk petani dan keluarga mereka yang ditinggalkan cuma kentang busuk.

Akibatnya banyak warga Irlandia –  termasuk keluarga Molly – yang akhirnya mencoba merantau ke Inggris atau ke Amerika Utara dengan menaiki kapal menyebrangi lautan, kapal ini dahulunya disebut “kapal jenazah”, karena dalam perjalanannya banyak warga Irlandia yang mati karena kelaparan, penyakit, ataupun kecelakaan kapal akibat badai. Orang-orang Irlandia – seperti Molly dan Kip – yang selamat sering menjadi bahan cemoohan. Irlandia terus menderita hingga tahun 1850-an.

Mengetahui ada kisah nyata dibalik buku ini bikin suasana sehabis bacanya jadi makin creepy. Sayang banget fakta sejarah ini diletakin dihalaman terakhir sebagai catatan pengarang, kalo aja diletakin dihalaman awal, walaupun cuma satu paragraf diselembar halaman, tidak masalah. Saya yakin suasana creepy dan gelap semakin nancep dalam.

Alur cerita ga ribet. Bukan tipikal buku yang harus bikin pembaca mikir rumit sama konfliknya. Pun pembaca ga butuh waktu lama untuk terjun langsung menikmati kemisteriusan kisah yang disajikan oleh penulis. Kalo covernya menurut saya pribadi lebih bagus yang edisi Indonesia 😀 Ga terlalu beda jauh sih sama yang Inggris, cuma yang Indonesia berasa lebih elegan dan misterius. This book made my day. So I give 5 stars for it.

“… cerita membantu orang menghadapi dunia, meskipun mereka takut. Sedangkan dusta berbuat sebaliknya. Dusta membantumu bersembunyi.” (page 300)

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

2 thoughts on “The Night Gardener (Jonathan Auxier)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s