Posted in Fantasi, Fiksi, Indonesia, Novel

BUMI (Tere-Liye)

re_buku_picture_87488Ga nyangka sama sekali kalo Novel yang saya beli waktu Meet & Greet Tere-Liye 2 minggu lalu ini ternyata Novel Fantasi. Harus bilang Wow ūüėÄ Ketauan banget belinya waktu minta tanda tangan, ga fokus baca sinopsis :p Tadinya saya kira Novel ini masih sejenis Serial Anak Mamak, tapi ternyata tidak. Walau masih dengan tokoh Anak (Remaja), tapi genre nya beda. Salute!

Salah satu genre kesukaan saya adalah Fantasi (Imajinasi), selain detektif dan misteri tentunya. Dan ini pertama kalinya saya baca Novel dengan genre fantasi karangan Penulis Indonesia.

Ga mengecewakan kok. Awalnya memang kaku, karena menurut saya untuk ukuran Novel fantasi bahasa penyampaiannya baku sekali. Jadi aneh waktu pertama kali bacanya, kaku. Tapi karena saya bacanya marathon, langsung lanjut buku kedua, lama-lama biasa juga. Selain itu cover bukunya juga ga mencerminkan kalo Novel nya tuh Novel Fantasi, IMHO. Satu lagi yang bikin saya suka, nama tokoh utamanya Ra, pas pula judul novelnya BUMI, aduh saya sekali buku ini heheu..

Ceritanya mengenai seorang remaja putri 15 tahun bernama Raib (Ra) yang bisa menghilang sejak usia 2 tahun. Semua orang ga tau kemampuannya ini, bahkan termasuk orang tua dan teman dekatnya, Seli. Hingga suatu hari Ali, teman sekolah nya yang jenius mengetahui kemampuan langkanya ini secara tidak sengaja.

Hingga suatu hari setelah Ra menyadari kucing hitamnya menghilang, muncul seorang Laki-laki tua misterius di cermin kamarnya. Tidak itu saja, kemampuan Ra meningkat, selain bisa menghilangkan diri ia juga bisa menghilangkan barang-barang sekitarnya.

Masalah kembali terjadi ketika Ra dan Seli berangkat ke pertemuan Klub Menulis sebuah trafo listrik meledak dan hampir menimpa mereka. Dalam keadaan genting itu tiba-tiba saja Seli mengeluarkan petir dari tangannya.

Lalu Ali datang dan menyelamatkan mereka kemudian membawa mereka ke sebuah ruangan di sekolah agar tidak ketauan orang lain. Ternyata mereka tidak cuma bertiga, Laki-laki misterius di cermin kamar Ra mengejar mereka bersama Pasukan Bayangan-nya.

Mereka kembali terselamatkan oleh Guru Matematika mereka, Miss Selena, yang ternyata tidak sekedar Guru Matematika. Tapi juga merupakan salah satu pasukan terlatih dari Klan Bulan.

Siapakah sebenarnya Laki-laki misterius ini? Kenapa ia dan Pasukan Bayangan-nya mati-matian ingin mendapatkan Ra? Lalu kenapa posisi Ra begitu penting bagi semua Klan?

Diceritakan di buku ini hidup beberapa Klan yang terbagi menjadi 4 Klan, yaitu : Klan Bulan, Klan Bumi, Klan Matahari, dan Klan Bintang. Setiap Klan berjalan masing-masing di dunianya, tanpa tau keberadaan masing-masing, kecuali orang-orang tertentu. Semua Klan-klan ini dihubungkan oleh sebuah portal yang tidak sembarang orang yang bisa menyeberanginya.

Tokoh utama Ra berasal dari Klan Bulan yang dibesarkan di Bumi. Seli berasal dari Klan Matahari, dan Ali berasal dari Klan Bumi. Kemampuan Ali muncul pertama kali saat ia berusaha melindungi teman-teman dan guru matematikanya di Perpustakaan Sentral yang berhasil dikuasai oleh Tamus. Dalam keadaan genting tersebut Ali berubah menjadi Beruang yang besar. Ketiganya baru menyadari kemampuannya (serta asal usulnya) ketika dalam perjalanan ini. Klan Bintang belum dibahas banyak di buku ini. Salah satu yang bikin penasaran ūüėÄ

Bagi saya buku ini sarat makna. Penggambaran Klan Bumi dan Bulan seperti melihat gambaran kondisi Bumi kita saat ini. Tere-Liye sangat bisa menyentil sisi humanis pembaca dalam setiap novelnya, termasuk yang satu ini. Tere-Liye menyelipkan hikmah dan makna secara sederhana hingga gampang ditelan sekalipun untuk para remaja. Novel fantasi yang satu ini beda! Taste it for yourself. Lettura Felice!

—————————

Judul Buku  : BUMI

Penulis          : Tere-Liye

Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama

Halaman     : 440

ISBN             : 978-602-03-01129

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s