Posted in Fantasi, Fiksi, Misteri, Novel Terjemahan

The Bliss Bakery Trilogy #1 (Kathryn Littlewood)

16171828Covernya keren, rasanya lezat, selezat judulnya 😀 Paling seneng kalo udah masuk bagian keluarga Bliss akan memasak dengan resep-resep dengan bahan ajaib mereka.

Nama bahan-bahan ajaibnya pun lucu-lucu. Ada halilintar, bisikan rahasia kurcaci, air liur gajah, telur burung cinta bertopeng, dan lain-lain.

Nama kue-kuenya juga ga kalah lucu, ada Kue Jahe Menyanyi, Cookie Kebenaran, Muffin Asmara, Scone Duduk-Tenang-dan-Berhenti-Bicara, Kue Tart-Tahan-Lidahmu, dan banyak lagi. Semua resep kue-kue ini ada di sebuah buku resep sihir rahasia keluarga milik Keluarga Bliss, Bliss Cookery Booke.

Albert dan Purdy Bliss adalah keturunan Hieronymus Bliss, Pembuat Roti Ajaib Pertama. Begitupun keempat anak mereka yang diberi seperti nama rempah-rempah, Thyme, Rosemary, Sage, dan si kecil Leigh.

Mereka memiliki sebuah Toko Roti bernama “Follow Your Bliss” di sebuah kota kecil, Calamity Falls. Di kota kecil itulah keajaiban kue-kue buatan Albert dan Purdy menjadikan penduduk kota kecil itu lebih bersemangat dan ceria.

Sudah 9 bulan ini Albert dan Purdy mempercayai Rosemary, putri mereka yang sederhana, cerdas, tapi pemalu untuk membantu menjalankan Toko Roti ajaib mereka. Well, sebenarnya Rose ingin seperti gadis lainnya, modis dan disukai banyak cowok, tapi apa daya, dia harus membantu orang tuanya di Toko Roti. Lagipula Ibu nya, Purdy, tak akan menyukai “cita-cita” di kepalanya.

“Purdy tak pernah mengizinkan Rose memakai make up dan menegaskan bahwa itu hanya akan membuat para gadis terlihat “sama tak menariknya dengan donat stetson.” (page 204)

Masalah dimulai ketika Albert dan Purdy dimintai bantuan oleh Walikota Humbleton, Janice Hammer, untuk memberantas wabah penyakit flu musim panas yang menyerang Humbleton.

Albert dan Purdy terpaksa meninggalkan anak-anak mereka untuk pergi ke Humbleton, sementara ke empat bocah mereka harus tetap di rumah mengurus toko roti, dibantu oleh Chip, mantan tentara yang lebih memilih menjadi sous-chef.

Albert dan Purdy akhirnya memberi kepercayaan kepada Thyme, Rose, dan Leigh (terutama Rose) untuk menjaga Buku Rahasia keluarga Bliss. Mereka membawa ke-empat-nya ke sebuah ruang bawah tanah yang tersembunyi dibalik sebuah Tapestri.

Ruang bawah tanah ini ternyata menyimpan banyak sekali stoples mason biru yang berisi bahan-bahan ajaib yang selama ini digunakan oleh orangtua Rose untuk membuat kue-kue ajaib mereka. Masing-masing stoples diberi nama sesuai isinya. Nama-nama ajaib yang bikin Rose semakin penasaran.

Dan ternyata di ruang itulah buku ajaib tersebut tersimpan. Setelah Albert dan Purdy memberi wejangan dan tentu saja peringatan-peringatan kepada ke empat anak mereka, tak butuh waktu lama mereka langsung berangkat ke Humbleton bersama Janice Sang Walikota. Tapi sayang, mereka lupa untuk memberi peringatan bahaya sebenarnya.

Setelah beberapa lama waktu berjalan tanpa orangtua, ke empat bersaudara ini kedatangan tamu special, Lily, Bibi Mereka dari kakek-buyut-buyut-buyut yang berbeda. Dia datang untuk membantu mereka untuk mengelola Toko Roti selama orangtua mereka tidak ada.

Namun ada yang lain, yang mencurigakan yang Rose tangkap mengenai Bibi Lily ini, tapi tak bisa Rose jelaskan. Dilain pihak, dua saudara laki-lakinya, Thyme dan Sage, sudah kepalang terpesona dengan kecantikan dan keanggunan Bili Lily.

Masalah semakin bertambah ketika mereka nekad menggunakan buku rahasia keluarga tanpa sepengetahuan orangtua mereka. Muffin Asmara dan Cookie Kebenaran yang mereka buat merupakan pembuka awal bencana yang mereka lakukan. Selanjutnya bencana-bencana lainnya menyusul.

Belum lagi misteri siapa Bibi Lily ini, Dan mengapa setiap orang tua mereka menelepon, lidah mereka seperti tertahan tidak bisa menceritakan tentang Bibi Lily yang sedang menginap di rumah.

Dan bencana yang ke-empat saudara ini tidak ketahui adalah, bahwa ada orang yang berniat untuk mencuri Bliss Cookery Booke untuk kepentingan yang jahat.

———————————-

Salah satu hikmah yang bisa diambil dari buku ini adalah jangan sembarangan masukin orang ke rumah kalo ga kenal siapa orangnya, tanya orangtua dulu yaa, Anak-anak. Nah untuk orang tua pun buku ini juga memberi pelajaran apa salahnya memberi kepercayaan kepada anak-anak mengenai suatu masalah, bukannya rahasia-rahasiaan, ga semua sesuatu yang bahaya perlu di rahasiain kan. Macam gitulah kira-kira hehe…

Overall, It’s quite simply a gorgeous entertaining book ! 🙂

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s