Posted in Fantasi, Fiksi, Misteri, Novel

The Book of Lost Things : Kitab Tentang Yang Telah Hilang (John Connolly)

The Book of Lost ThingsBuku kedua karangan John Connolly yang saya baca. Buku dengan ide yang ga biasa. Berisi beberapa dongeng terkenal tapi diramu jadi kisah yang berbeda dari yang aslinya, ada yang menjadi ganjil, ada juga yang bahkan jadi kisah yang sadis.

Tapi saya bener2 salut dengan daya imajinasi Connolly. Kali ini saya menikmati twist-twist yang diciptakannya. Biasa kan saat membaca di kepala saya ada semacam “bagian menerka-nerka ending” & “skipping” :p tapi disini malah jadi mengalir. Penasaran iya, tapi ntah kenapa ga pengen ada bagian cerita yang ketinggalan.

Walau, ada bagian yang bikin saya mengernyitkan dahi, kadang karena aneh, kadang karena jijik. Karena yang seperti saya bilang tadi, ada cerita-cerita dongeng yang kisahnya disini menurut saya malah jadi ganjil, dan ada yang jadi sadis.

Tokoh utama kita kali ini adalah David. David seorang anak yang gemar sekali membaca buku, kesukaan ini turun dari Ibu tercintanya. Namun, kematian adalah suatu hal yang pasti. Setelah sekian lama didera penyakit sang Ibu akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. David terluka. Pun sang Ayah. Duka menggelayuti mereka berdua selama berbulan-bulan. Selama itu pula David dan Ayahnya semakin dekat.

Hingga datang Rose ke dalam kehidupan mereka. Rose bukannya tak berusaha agar bisa dekat dengan David, tapi David tak mau, ia belum bisa menerima Rose dan keputusan Ayahnya untuk menikah lagi dan mencintai wanita lain selain ibu nya.

Disusul dengan lahirnya adik tirinya, Georgie, hubungan ketiganya semakin buruk. Hingga pada suatu hari pecah pertengkaran yang mengakibatkan David pergi dari Rumah, atau tepatnya bisa disebut terjebak dalam sebuah perjalanan yang tak direncanakan. Dan berbahaya.

David menemukan jalan ke negeri di dunia lain dimana dongeng-dongeng tua hidup dengan caranya sendiri. Dimana makhluk-makhluk ganjil dalam kisah-kisah lama hidup dan nyata. Negeri ini diperintah oleh seorang Raja tua yang kini sekarat. Ia menyimpan sebuah buku, Kitab Tentang Yang Telah Hilang, yang konon berisi rahasia-rahasia abadi negeri tersebut, termasuk cara bagaimana David bisa kembali ke dunianya lagi. Untuk mencapai istana Sang Raja, David harus menghadapi berbagai aral rintangan.

Dalam perjalanan ini David bertemu dengan orang-orang yang akhirnya menjadi teman dan memberi banyak pelajaran hidup, yang pada akhirnya mengubah David menjadi lebih dewasa. Ada Si Tukang Kayu yang menyelamatkannya dari Kaum Loup dan para srigala yang ingin memburunya. 6 orang kurcaci pemarah tapi baik hati yang memberi perbekalan ketika kehilangan sang Tukang Kayu. Juga ada Roland Si Prajurit, yang bersama David mencari Kastil Sihir yang berpindah-pindah sesuai rotasi bulan.

Namun, ketika sampai di Istana Sang Raja, Sang Raja yang kian menua justru berharap David lah yang menjadi penggantinya. Tidak itu saja, di Istana tersebut David menemukan kenyataan kelam tentang Sang Raja dan si Lelaki Bungkuk yang selama ini mengikutinya kemana pun ia pergi. Kenyataan kejam dan kelam. Hingga ia sendiri tak sanggup membayangkannya.

This book is one of top recommended books. Sekalipun saya agak terganggu dengan beberapa paragraf kisah ganjil di buku ini, tapi menurut saya otak Connolly keren banget bisa menciptakan dunia imajinasi seperti ini. I gave this book 4 stars. 🙂

“Masing-masing dari kita hanya mempunyai satu kehidupan untuk dijalani…” (page 246)

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s