Posted in Fantasi, Fiksi, Novel

Never Fade #2 (Alexandra Bracken)

16150830

Never Fade adalah buku kedua dari Trilogi The Darkest Mind. Sukses menjadi buku pembuka tahun 2015.

Kalo buku pertamanya diwarnai dengan kisah pelarian Ruby dan teman-temannya, nah yang buku kedua ini apalagi, FULL ACTION! Berasa keringetan bacanya, karena diwarnai oleh kisah pelarian Ruby dan kejutan-kejutan tokoh lama dan yang baru muncul di buku kedua ini.

Ruby, gadis yang sangat dicintai Liam, adalah si Oranye. Dibuku pertama Ruby akhirnya menyadari ia tak hanya memiliki kemampuan bisa menghapus ingatan seseorang tapi juga mengendalikan pikiran.

Setelah menghapus tentang dirinya di pikiran Liam dan kemudian meninggalkan teman-temannya, Ruby akhirnya (dengan terpaksa) memilih bergabung dengan Liga Anak. Dengan syarat, ya itu tadi, Liga Anak tidak akan mengganggu Liam, Chubs dan Zu.

Tujuan Liga Anak tadinya adalah untuk menyelamatkan anak-anak IAAN yang dibuang keluarganya dan dimasukkan ke kamp-kamp pemerintah yang tidak manusiawi. Tapi seiring waktu ada beberapa orang di Liga Anak yang menjadikan tujuan ini digapai dengan cara yang kejam.

Misi pertama Ruby di Liga anak ini adalah menyelamatkan Tahanan 27 yang misterius. Setelah baku tembak dengan tentara pemerintah, misi yang dipimpin oleh Rob ini hampir membunuhnya dan Vida, gadis Biru keras kepala yang nantinya akan menjadi teman baik Ruby.

Tahanan 27 ini tak lain adalah Cole Stewart, kakaknya Liam Stewart, laki-laki yang dicintai oleh Ruby, tapi dengan pahit terpaksa dengan tangannya sendiri ia menghapus kenangan tentang dirinya dari kepala Liam. Yang bikin kaget Ruby bukan “siapa”nya, tapi kemiripan Cole dan Liam yang bak pinang dibelah pisau dapur.

Liga Anak menggunakan kemampuan Ruby untuk mengorek informasi dari tahanan dan informan. Dibawah bimbingan Cate dan Agen lainnya, kemampuan Ruby semakin berkembang. Melihat potensi ini, Cole yang merupakan orang penting di Liga Anak melibatkan Ruby dalam sebuah misi rahasia yang sangat berbahaya, berkaitan dengan sebuah flashdrive yang berisi sebuah rahasia yang berkaitan dengan masa depan mereka.

Tapi, misi ini justru memaksa Ruby untuk bertemu dengan Liam lagi. Ruby ditemani Vida dan Jude akhirnya memulai perjalanan bahaya untuk mencari flashdrive dan Liam, melintasi setiap negara bagian, hingga akhirnya mereka dipertemukan kembali dengan Chubs.

Dibantu Chubs, akhirnya Ruby, Vida, dan Jude menemukan Liam dalam kondisi sekarat di sebuah kamp milik Slip Kid palsu. Liam pun sedikit demi sedikit pulih dan akhirnya mengingat apa yang terjadi. Termasuk peristiwa “menghapus ingatan” yang dilakukan oleh Ruby pada dirinya.

Perjalanan ini menjadikan posisi Ruby dalam posisi dimana ia menemukan pilihan-pilihan yang sulit. Salut dengan tokoh-tokoh dibuku ini, mereka digambarkan sebagai pemuda-pemuda dengan mental besi, keras dan pantang mundur.

Di buku kedua ini juga Ruby akhirnya dapat mengendalikan kekuatan besarnya. Siapa sosok sejati Cole, Slip Kid asli, dan Cate juga diungkap dibuku ini. Saya ga sabar nunggu buku terakhirnya, In The After Light 🙂

Advertisements

Author:

Fulltime Bookworm | Wife | Mom of Two | Lifetime Learner

One thought on “Never Fade #2 (Alexandra Bracken)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s